18.667 Orang Hilang Beri Hak Suara Pemilu 2019 di Karnakan

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Sebanyak 18.667 orang pemilih di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, terancam tidak bisa memberikan hak suara atau nyoblos di pemilu 2019 mendatang.

Hal ini disebabkan oleh belasan ribu pemilih tersebut sampai saat ini belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang belum dikeluarkan oleh Disdukcapil Pasaman.

Data tersebut yang berhasil dari hasil coklit KPU Pasaman di seluruh daerah itu.

"Dari hasil coklit yang kami lakukan melalui petugas Pantarlih beberapa waktu lalu sudah terdata dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Pasaman dengan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 193.226 orang. Namun dari jumlah itu, 18.667 orang belum memiliki KTP saat ditemui petugas,"terang Divisi Perencanaan Data, Keuangan, Umum dan Logistik KPU Pasaman, Taufiq kepada Indonesiasatu.co.id,Sabtu (14/07/2018).

Dengan kondisi itu, kata Taufiq pemilih itu akan terancam tidak bisa memberikan hak suaranya atau mencoblos jika menjelang penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tak kunjung mengantongi KTP.

"Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tanggal 15-21 Agustus 2018 besok. Saat ini tengah dalam masa perbaikan DPS. Makanya pemilih yang belum mengantongi KTP, harus mengurusnya sebelum penetapan DPT tersebut. Jika setelah penetapan DPT belum juga memiliki KTP, maka pemilih itu akan dicoret dari DPT dan tidak bisa nyoblos. Hal ini sesuai dengan yang diatur dalam PKPU Nomor 11 Tahun 2018 Pasal 19 Ayat 3,"tegas Taufiq.

Menurut Taufiq, data 18.667 pemilih yang tidak memiliki KTP itu sudah diserahkan kepada Disdukcapil Pasaman untuk segera ditindaklanjuti.

"Data itu sudah kami serahkan secara by name by addres kepada Disdukcapil Pasaman. Kami berharap kerjasama yang baik dari Disdukcapil Pasaman untuk segera menindaklanjuti dan menyelesaikan pembuatan 18.667 pemilih tersebut sebelum penetapan DPT. Karena waktu yang tersedia juga sudah sangat terbatas dan cukup singkat,"tutupnya.(#)

 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita