Bupati Pssaman, Panitia Diklat agar Menyelidiki Keracunan Makanan

INDONESIASATU.CO.ID:

PADAMAN --- Korban dugaan keracunan peserta Diklat Prajabatan Golongan II dan III yang merupakan CPNS Pemkab Pasaman bertambah menjadi 10 orang. Saat ini semuanya masih mendapatkan perawatan medis di RSUD Lubuk Sikaping Pasaman, Kamis 12 April 2018. 

Dari data yang dihimpun wartasunbar.com di rumah sakit, 10 orang yang diduga korban keracunan ini adalah Fitri (29), Rani Susanti (30), Indra Mayeldi (36), Vika Maharani (27), Metra (28), Mutia Havizah (30). Kemudian Vivin marlen (27), Syafdina Yesi (36), ummi (30) dan Sri Sudarti (31).

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Pasaman, Amdarisman mengatakan sampel muntah korban yang diduga keracunan sudah diambil. Sampel ini akan dikirim ke BPOM Padang untuk diperiksa penyebab keracunan tersebut.

"Saat ini kita menangani korban dulu, memberikan pertolongan medis. Mereka masih diobservasi di ruang IGD RSUD Lubuk Sikaping," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pasaman Yusuf Lubis juga langsung mengunjungi para korban di rumah sakit. Bupati meminta kepada panitia Diklat agar menyelidiki penyebab dugaan keracunan termasuk sumber makanan yang mereka makan.

Salah seorang panitia Diklat, Deswin mengatakan penyedia makanan dan minuman dari pihak ketiga, bukan dari hotel. 

"Sumber makanan dan minuman hanya satu tempat. Bukan dari hotel," tegasnya.

(#)

Index Berita