Canangkan Bulan Bhakti Dasawisma, TP PKK Pasaman Teken MoU Dengan OPD

INDONESIASATU.CO.ID:

Pasaman ---Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, melakukan pencanangan bulan Bhakti Dasawisma yang ditandai dengan pemukulan Gandang Tambua oleh Bupati Pasaman Yusuf Lubis, didampinggi oleh Ketua TP PKK Pasaman, Ny Gustinar Yusuf Lubis, Ketua GOW Pasaman Ny Mira Atos Pratama, Ketua Persit Pasaman dan unsur Forkopimda Pasaman seperti, Wakil Bupati Atos Pratama, Dandim 0305 Pasaman Letkol Arh Pri Isdiyanto, Polres Pasaman, Lubuksikaping, Kejaksaan Negeri Pasaman, Pengadilan Agama, dan Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping di halaman Kantor Bupati setempat, Selasa (20/03/2018).

Bupati Pasaman Yusuf Lubis pada kesempatan itu mengatakan, pelaksanaan 10 program pokok PKK pada hakekatnya merupakan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam hidup berbangsa, beragama, semangat gotong royong, serta meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesejahteraan masyarakat termasuk dalam pemanfaatan lahan pekarangan. Tata laksana di rumah tangga sampai pada usaha meningkatkan pendapatan keluarga yang sejahtera, hidup rukun, lingkungan bersih dan sehat.

"Masyarakat yang sejahtera, agamis dan berbudaya, itulah yang ingin kita wujudkan di Kabupaten Pasaman 5 tahun kedepan (2016-2021) sesuai dengan visi Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam RPJMD Kabupaten Pasaman 2016-2021 yaitu terwujudnya masyarakat yang sejahtera, aganis dan berbudaya,"katanya.

Lebih lanjut kata Yusuf Lubis, MoU yang telah disepakati antara Tim TP PKK Kabupaten dengan OPD kedepan dapat dilaksanakan dan ditindaklanjuti sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan, sehingga tujuan yang diharapkan dalam MoU tersebut tercapai secara maksimal.

"Kepada Camat, Wali Nagari beserta TP PKK Kecamatan dan Nagari kedepan lebih giat melaksanakan pembinaan terhadap dasawisma, dan ikut mengajak dan menghimbau para orang tua supaya lebih memperhatikan, mengawasi dan melindungi anak-anaknya karena itu adalah hak anak yang harus kita penuhi," pintanya.

Selanjutnya, Ketua TP-PKK Kabupaten Pasaman Ny. Gustinar Yusuf Lubis pada sambutannya menuturkan, kelompok Dadawisma merupakan motor penggerak dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK untuk mewujudkan keluarga-keluarga yang sehat dan sejahtera, lahir dan bathin. Namun kenyataannya dilapangan menunjukkan bahwa masih adanya kelompok Dasawisma yang belum terbentuk dan belum dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagaimana yang diharapkan.

"Untuk meningkatkan Prakarsa, kemauan dan kemampuan para kader PKK khususnya di kelompok Dasawisma, perlu adanya pembinaan bimbingan dan arahan yang seksama, terpadu terkendali dan berkesinambungan oleh Tim PKK secara berjenjang,"kata Ny Gustinar Yusuf Lubis.

Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana Ny Mira Atos Pratama dalam laporannya menyebutkan, peringatan bulan Bhakti Kelompok Dasawisma 2018 bertujuan, menumbuhkan dan meningkatkan rasa kebersamaan, kesadaran kegotong royongan, dan tanggung jawab terhadap pelaksanaan 10 program Pokok PKK.

"Pencanangan ini juga untuk meningkatkan kemauan Ketua Kelompok Dasawisma dalam pendataan, pencatatan, pelaporan, pembinaa dan penggerakan warga untuk melaksanakan 10 program Pokok PKK. Serta meningkatkan motovasi dan semangat kerja para kader PKK dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga. Serta menumbuhkan swadaya dan partisipasi masyarakat," terangnya.

Kemudian, kata Ny Mira Atos Pratama, kegiatan ini diikuti sebanyak 400 orang yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Pasaman, Ketua dan Sekretaris TP PKK Nagari se-Kabupaten Pasaman, Ketua Dasawisma berprestasi tingkat Kecamatan,, Bapak Camat dan Wali se-Pasamsn, pengurus TP PKK Kabupaten, dan organisasi perangkat daerah (OPD).

"Untuk mendukung suksesnya program ini, maka perlu kita lakukan terobosan dan upaya agar kelompok Dasawisma dapat melaksanakan kegiatan yang bermanfaat melalui 10 rogram pokok PKK. Melalui momentum hari ini kesatuan Gerak PKK setiap bulan Maret dicanangkan pelaksanaan bulan bakti kelompok Dasawisma yang dimulai sejak tahun 2017 yang lalu," ucapnya.

Ny Gustinar juga meminta, kepada wali nagari se-Kabupaten Pasaman untuk menganggarkan dari dana desa untuk ikut menyukseskan kegiatan PKK yang akan dilakukan disetiap nagari.

Kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan MoU antara TP PKK dengan tiga OPD. Seperti, MoU dengan Dinas Kesehatan untuk pencegahan dan penanggulangan stunting pada balita serta pemeriksaan dan pelayanan IVA Tes.

Selanjutnya, MoU dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tentang Gerakan peduli anak. Terakhir, MoU dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB tentang peningkatan program ketahanan keluarga melalui kelompok pola asuh anak, remaja dengan cinta dan kasih sayang.(Anto/Heri)

Index Berita