Komite SMPN 2 Simpati Pasaman Harapkan Pembangunan Pagar Secepatnya

WARTASUMBAR.COM: PASAMAN --- Miris karena terkesan kurang perhatian, SMPN 2 Simpang Alahan Mati (Simpati) Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat yang didirikan tahun 2008 kemarin hingga saat ini belum memiliki pagar sekolah, sehingga keselamatan siswa bisa berbahaya. Hal ini sesuai dengan keterangan dari Ketua Komite Nis Erita saat di wawancarai oleh Anggota Ikatan Wartawan Online Pasaman, (15/11).

SMPN 2 Simpati yang memiliki 169 siswa, terdiri dari 7 Rombel dengan luas lokasi sekolah sekitar 1 Hektar, sebut Nis Erita.

Lebih jauh Ketua Komite menerangkan, bahwa menurut keterangan kepala sekolah, pihak sekolah telah mengajukan proposal terkait permohonan pembangunan pagar sekolah tersebut ke Pemerintah Daerah Kabupaten. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan, terangnya.

"Kami dari Komite sangat berharap perhatian dari Pemerintah Daerah untuk memperhatikan sekolah ini, karena kalau tidak kami takut keselamatan anak kami tidak terjaga", harapnya.

Kemudian kepala sekolah Marjohan saat dimintai keterangan diruang kerjanya mengenai pagar tersebut mengatakan, "Ya benar kami tidak memiliki pagar sekolah dan kami telah masukkan proposal ke Pemda terkait pagar tersebut", jelasnya.

Lebih lanjut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Asari ketika ditanya terkait dengan proposal tersebut mengatakan, "masuk atau tidak kita tidak bisa menjamin, karena banyak proposal yang masuk. Kita ingin semua sekolah memiliki pagar, dan kita lihat dulu anggaran Pemda", katanya.(Anto)