Masyarakat Dua Koto Pasang Spanduk Dukung Tambang Emas yang Memberi  Dampak Positif

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Barisan pendukung Tambang Emas di Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, tancapkan spanduk sebagai tanda pendukung terhadap tambang emas bila berizin. Pemasangan Spanduk dijalan masuk lokasi tambang di Simpang Kuayan Nagari Simpang Tonang, Sabtu (03/03/18).

Adi , salah seorang putra asli daerah Kampung marileh Nagari Simpang Tonang membenarkan bahwasanya tambang berizin itu perlu didukung. Sebab katanya, atas dampak positif yang dilihat dari perubahan didaerah Simpang Kuaiyan dan sekitar sudah jauh berobah dari sebelumnya. Dan itu merupakan salah satu jalan untuk membangun Dua Koto lebih baik, sebutnya.

Kemudian Sawaluddin (Ucok Godang) (54) putra asli Nagari Simpang Tonang dengan tegas mengatakan, "Bila Tambang emas itu ber "izin" ?, harus kita dukung sepenuhnya", ucapnya dengan tegas.

Ucok Godang menyampaikan bahwa bukti nyata dengan adanya tambang ini, masyarakat sudah banyak merasakan dampak positifnya. 

"Simpang Kuayan sudah nampak perubahan dari sebelumnya, sebab disisi perekonomian secara otomatis meningkat dengan mudahnya. Karna akses jalan yang telah dibangun oleh perusahaan," papar ucok. 

Selanjutnya Camat Dua Koto menyebutkan bahwa pihak kecamatan akan mengikuti sesuai dengan izin, dan mendukung yang terbaik untuk masyarakat. (03/03/18).

Lebih jauh Camat ini mengungkapkan bahwa dalam pengajian lingkungan (Amdal) dibeberapa tahun lalu, Wali Nagari dan Ketua Bamus Nagari Simpang Tonang telah menyetujui tambang tersebut.

Beliau membenarkan dalam kajian Amdal itu, yang katanya Rajo Dubalang juga Ikut serta.

"Untuk pelaksanaan tambang tersebut, Wali Nagari dan Ketua Bamus Nagari Simpang Tonang sendiri yang meminta agar dibangunnya jalan menuju kesana, waktu pengkajian Amdal beberapa tahun lalu di Padang", jelasnya.

Camat menjelaskan dalam pengkajian Amdal diwaktu itu, apabila tambang tersebut telah beroperasi, pihak perusahaan akan memberikan kompensasi kepada masyarakat.

"Kompensasi seperti bantuan fasilitas pendidikan untuk masyarakat Dua Koto dan pemuda yang ada disana. Contoh awalnya, jalan kesana telah dibangun oleh perusahaan dan itu atas permintaan Wali Nagari dan Ketua Bamus", terang Camat Dua Koto kepada wartasumbar.net.

Camat menerangkan, secara pribadi apabila nanti ada lahan masyarakat yang akan digarap, maka perusahaan akan memberikan ganti rugi secara pribadi, tambahnya mengakhiri.(Anto)

 

 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita