Operasi Gabungan, Jaring 50 Pengendara Salahi Aturan

INDONESIASATU.CO.ID:

TULUNGAGUNG - Faktor kecelakaan di jalan raya yang salah satunya dusebabkan oleh faktor kendaraan yang tidak laik jalan atau tidak Sesuai standart pada umumnya.

Menyikapi hal tersebut  Dishub KabupatenTulungagung dan Satlantas Polres Tulungagung mengadajan operasi gabungan, Jumat (12/10)

Dalam Operasi gabungan tersebut dipusatkan di Terminal Gayatri Kabupaten Tulungagung dengan sasaran  kendaraan angkut barang dan orang, baik roda 2 maupun roda 4.

Alhasil sejumlah kendaraan bermotor yang jedapatan melakukan pelanggaran dimensi dan administrasi harus dikenai sanksi tilang dan beberapa kendaraan harus diangkut oleh Satlantas Polres Tulungaagung lantaran tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan modifikasi yang dianggap berbahaya.

Operasi gabungan ini kita lakukan guna antisipasi   kejadian kecelakaan di Kabupaten Tulungagung  dengan giat operasi gabungan,” terang Kabid Keselamatan Jalan Dishub Tulungagung, Widjanarko.

Menurut Widjanarko, setiap kendaraan yang melintas di depan Terminal Gayatri diarahkan masuk kedalam terminal untuk diperiksa dimensi, kelaikan jalan dan kelengkapan surat kendaraan. Hasilnya untuk kendaraan angkut barang dan orang, 26 kendaraan harus ditilang.

“Dari razia ini sebanyak  271 kendaraan yang diperiksa dan kita  temukan tidak layak dan over dimensi sekitar 26 kendaraan,"tambahnya 

Terdapat R4 sebanyak 1 kendaraan angkutan barang dinilai tidak laik jalan, 1 kendaraan angkut orang melakukan pelanggaran trayek, yaitu kendaraan asal Malang melakukan operasional di Kabupaten Tulungagung. Selebihnya merupakan  pelanggaran dimensi kendaraan.

Untuk kendaraan yang tidak layak jalan biasanya berupa ban yang sudah halus, peralatan keselamatan yang tidak berfungsi dengan baik seperti rem atau penerangan dan lampu signal yang tidak berfungsi.

Untuk kendaraan yang melanggar dimensi, seperti pada bak angkutnya, maka pihaknya menandai kendaraan itu yang nantinya pada  saat uji KIR, kelebihan dimensi itu harus dihilangkan agar bisa melakukan uji KIR.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh KBO lantas Polres Tulungagung Ipda Bowo Tri.K  mengungkapkan pihaknya telah melakukan pemberian sanksi berupa penilangan pada lebih dari 50 kendaraan yang ketahuan melakukan pelanggaran pada operasi gabungan itu. Pelanggaran didominasi pengendara yang tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM)

“Pengendara yang kedaoatan tidak memiliki SIM tidak layak untuk mengendarai kendaraan bermotor,” tegas Bowo.

Pihaknya juga menahan kendaraan yang tidak sesuai dengan spektek lantaran dianggap berbahaya dan mengancam keselamatan diri oebgandara maupun  pengendara lainnya saat   di jalan. Selain itu 1 kendaraan tanpa STNK juga ditahan. Total ada tiga kendaraan roda 2 yang ditahan oleh Satlantas Polres Tulungagung pada operasi gabungan tersebut .

"Dua unit  kendaraan yang tidak sesuai spektek dan 1 kendaraan yang tidak dilengkapi STNK kita lakukan tindakan tilang "tegasnya.

Reporter : im

Editor : kusno lindu aji 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita